Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Yakin Teknologi Wangneng Mampu Ubah Pengelolaan Sampah Nasional

SEPUTARBEKASI – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengaku semakin optimistis bahwa teknologi yang akan diterapkan dalam pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang mampu menjadi solusi pengelolaan sampah modern, tidak hanya bagi Kota Bekasi tetapi juga berpotensi menjadi model nasional.

Optimisme tersebut disampaikan Sardi usai melakukan kunjungan kerja ke fasilitas milik Wangneng Environment di Huzhou, China. Dalam kunjungan itu, ia melihat secara langsung sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi tinggi yang telah beroperasi dan menghasilkan energi listrik secara berkelanjutan.

“Dari apa yang kami lihat langsung, teknologi yang digunakan sangat modern dan terintegrasi. Ini memberikan keyakinan bahwa pengelolaan sampah dengan pendekatan teknologi dapat menjadi solusi masa depan,” ujar Sardi, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, fasilitas yang dikelola Wangneng Environment mampu mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari dengan sistem pemantauan digital yang memungkinkan seluruh proses operasional dikendalikan secara real time.

Sardi menjelaskan, mulai dari penerimaan sampah, proses pembakaran, pengendalian emisi, hingga produksi energi listrik dilakukan melalui sistem terintegrasi yang mengutamakan efisiensi dan keamanan lingkungan.

“Seluruh proses dapat dipantau melalui dashboard digital. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah modern sangat bergantung pada pemanfaatan teknologi dan pengawasan yang ketat,” katanya.

Ia menilai pengalaman tersebut menjadi gambaran nyata mengenai potensi besar yang dimiliki PSEL Bantargebang. Selain mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, fasilitas tersebut juga diharapkan menghasilkan energi listrik sekitar 15 megawatt (MW).

Menurut Sardi, konsep pengelolaan sampah yang diterapkan Wangneng mampu mengubah paradigma lama yang hanya mengandalkan sistem pembuangan akhir (landfill) menjadi pendekatan ekonomi sirkular yang lebih ramah lingkungan.

“Ini bukan sekadar membuang sampah, tetapi mengubah limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sardi menegaskan, keberhasilan pembangunan PSEL Bantargebang nantinya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

Karena itu, DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan agar proyek strategis nasional tersebut dapat berjalan sesuai target, tepat mutu, dan memberikan manfaat yang maksimal.

“Kami optimistis PSEL Bantargebang dapat menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sampah modern di Indonesia. Dengan dukungan semua pihak, proyek ini akan membawa perubahan besar bagi Kota Bekasi dan lingkungan secara keseluruhan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *