seputarbekasi.com/ – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Lilis Nurlia, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan bersama DPRA PKS Medan Satria dan simpatisan PKS, di wilayah Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya dalam menyerap persoalan pendidikan, sosial, dan pelayanan publik.
Dalam forum tersebut, salah satu warga menyampaikan usulan penting terkait kebijakan pembebasan ijazah bagi siswa yang masih memiliki tunggakan administrasi. Warga tersebut mengungkapkan bahwa di sekolahnya terdapat tunggakan siswa yang nilainya mencapai sekitar Rp500 juta, sehingga muncul kekhawatiran kebijakan pembebasan ijazah dapat mengganggu operasional sekolah.
Menanggapi hal itu, Lilis Nurlia menegaskan bahwa persoalan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kebijakan ini harus dijalankan secara adil dengan memperhatikan dua aspek sekaligus: keberlangsungan operasional sekolah dan perlindungan hak siswa.
“Masalah seperti ini akan kami bawa ke Dinas Pendidikan untuk dicarikan solusi terbaik. Sekolah tetap harus bisa berjalan, tapi hak siswa untuk mendapatkan ijazah juga harus dijamin,” tegas Lilis, Kamis (4/12/2025).
Lilis juga menegaskan bahwa kebijakan pembebasan ijazah merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masa depan pendidikan anak-anak, agar tidak terhambat hanya karena persoalan administrasi ekonomi.
Sementara itu, Ketua DPC PKS Medan Satria, Nurmawan, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Lilis Nurlia atas kehadiran dan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat Medan Satria.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Lilis yang terus hadir bersama warga, mendengar langsung persoalan di lapangan, dan siap memperjuangkannya di tingkat provinsi,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRA PKS Medan Satria, Taufik Efendi. Ia menyampaikan terima kasih kepada Lilis Nurlia sekaligus memberikan penutup dengan pesan kebersamaan kepada warga.
“Yang pertama itu kita selalu menjaga, senantiasa memberikan kebaikan. Kita ingin panjang umur, setiap tahun bisa ketemu dan tetap dalam keadaan sehat,” tutur Taufik.
Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga hubungan baik, aktif dalam kegiatan RW, serta menguatkan kebaikan di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya sebagai harapan agar Medan Satria menjadi wilayah yang aktif dalam kegiatan sosial dan kebersamaan. (ADHIKARYA PARLEMEN)








