seputarbekasi.com/ – Momen pulang kondangan yang seharusnya santai justru berubah jadi ruang diskusi politik yang hangat bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Lilis Nurlia. Usai menghadiri sebuah hajatan keluarga di wilayah Kota Bekasi, Lilis dikerumuni sejumlah anak muda dari kalangan Generasi Z yang antusias mengajaknya berbincang.
Menariknya, selain minta foto dengan dirinya mereka juga mengajal mengobrol. Obrolan yang terjadi bukan sekadar basa-basi. Para Gen Z tersebut justru menyampaikan ketertarikan mereka terhadap dunia politik dan menyatakan keinginan untuk suatu hari bisa menjadi anggota dewan.
“Saya kaget tapi senang. Lagi pulang kondangan, tiba-tiba didatangi anak-anak muda yang pengin tahu gimana caranya jadi wakil rakyat,” ujar Lilis sambil tersenyum.
Dalam perbincangan singkat namun serius itu, para Gen Z banyak bertanya soal proses menjadi anggota legislatif, peran dewan di masyarakat, hingga tantangan yang dihadapi perempuan di dunia politik. Mereka juga menyampaikan keresahan seputar pendidikan, lapangan kerja, dan minimnya ruang anak muda untuk terlibat dalam pengambilan kebijakan.
Menanggapi hal tersebut, Lilis mendorong anak-anak muda agar tidak alergi terhadap politik dan mulai aktif sejak dini. Menurutnya, politik justru membutuhkan energi, gagasan, dan keberanian generasi muda.
“Kalau anak muda menjauh dari politik, maka kebijakan akan terus diisi oleh orang-orang lama. Politik harus diisi oleh orang baik, dan itu bisa dimulai dari Gen Z,” kata Lilis.
Ia juga menekankan bahwa menjadi anggota dewan bukan sekadar soal jabatan, tetapi soal kesiapan melayani dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Lilis mengajak Gen Z untuk aktif di lingkungan sekitar, organisasi, dan kegiatan sosial sebagai bekal awal kepemimpinan.
Pertemuan spontan itu pun berakhir dengan foto bersama dan janji untuk terus berkomunikasi. Bagi Lilis, kejadian tersebut menjadi tanda bahwa kesadaran politik generasi muda mulai tumbuh.
“Ini sinyal baik. Artinya anak muda sudah mulai berani bermimpi dan bertanya. Tinggal kita dampingi agar mimpi itu diarahkan untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.









